Influencer Mami Sisca Membuka Tentang Promosi Judi Online

Promosi Judi Online – Influencer Sisca Mellyana yang dulu mengunggah konten endorse untuk gacor, angkat bicara soal dugaan website yang mereka promosikan diduga laksanakan perjudian online dan ilegal.

Promosi Judi Online Influencer Mami Sisca

Sisca Mellyana yang dikenal sebagai Mami Sisca diketahui lebih dari satu waktu lalu mempromosikan website gacor yang mempunyai permainan slot, jackpot, dan diduga judi online. Situs tersebut juga belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

” Situs terpercaya untuk bermain slot online adalah situs yang telah terdaftar OJK. “Ada permaisuri sendiri, saya tidak tahu lebih detail,”

“Setahu saya ada permainan lucky cash slot yang terdaftar di OJK,” ujar perwakilan Sisca tanpa memberikan keterangan lebih lanjut. “Kalau tidak terdaftar di OJK, berarti ilegal, karena ada aplikasi layaknya Binance, misalnya, yang tidak terdaftar di OJK atau ilegal,”

Pihak Sisca juga berasumsi andaikan para pengikutnya turut dan juga dalam permainan, itu adalah risiko dan tanggung jawab mereka sendiri. Mereka juga menganggap bahwa konten promosi adalah permainan, bukan investasi.

“Kesadaran tiap-tiap pengikut hanya gara-gara ini adalah permainan slot, bukan perjudian dengan kedok investasi,” kata Sisca. “Pengendalian diri, moral tidak harus menjadi tanggung jawab Sisca,”

Kepala Satgas Waspada Investasi Tongam Tobing di awalnya berikan teguran keras kepada para influencer yang memasarkan aktivitas investasi ilegal, layaknya judi online, gesek tunai (gestun) dan arisan online.

Tongam mengingatkan bahwa influencer mempunyai peran yang sangat kuat dalam mempengaruhi orang untuk menggunakan segala bentuk barang dan aktivitas yang mereka promosikan melalui media sosial.

Dalam menerima tawaran endorsement, Tongam mengharapkan influencer memiliki kesadaran untuk laksanakan riset terlebih dahulu untuk mengetahui legalitas barang atau kegiatan yang bakal dipromosikan. Pasalnya, hal ini bisa berimplikasi hukum bagi para influencer itu sendiri.

“ Ketika barang atau aktivitas yang sedang dipromosikan melanggar aturan undang-undang maka influencer tersebut bakal diproses secara hukum karena mempunyai produk atau aktivitas yang dilarang untuk dipasarkan di Indonesia,” jelasnya.

Sejumlah selebriti juga di awalnya sempat bermasalah bersama polisi dikarenakan kedapatan mempromosikan judi online. Beberapa di antaranya adalah Shandy Aulia, dan disc jockey Sandra Arimby.

Baca Juga : Polres Bengkulu Tangkap DJ dan Selebriti Jadi Afiliasi Judi Online

Hana Hanifah Dilaporkan ke Berita Persoalan Promosi Konten Judi Online

Pengurus LBH Persatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (PB SEMMI) melaporkan program Hana Hanifah ke polisi terkait dugaan keterlibatannya di dalam Judi Online. Pasalnya, Hana sengaja menunjukkan judi melalui akun Instagram miliknya.

“Kami mendapatkan sebuah laporan perihal ada konten promosi judi online melalui akun Instagram yang telah dilaporkan,” kata Direktur PB SEMMI Gurun Arisastra kepada wartawan yang diposting.

Menurut dia, polisi terima laporan bersama no LP/1304/VI/RJS yang dilaporkan pada Senin, 6 Juni 2022 kemarin. Diduga pasal Hanafiah dilupakan karena melanggar UU ITE Pasal 45 ayat 2 jo 27 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 mengenai Perjudian.

Ia memberikan, perbuatan Hana Hanifah merupakan tindak pidana dikarenakan melanggar aturan yang melarang perjudian. Padahal perbuatan ini terlalu merugikan generasi bangsa gara-gara mempostingnya sama saja bersama dengan mengajak generasi muda bangsa untuk berjudi online.

“Kontennya sangat mengganggu, tidak etis, dan tidak baik gara-gara figur publik (yang punya fans) mengajak mempromosikan akun judi online, mengakibatkan kerusakan generasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Soplanit memberi tambahan, polisi dapat menyelidiki lebih lanjut berkaitan laporan tersebut. “Nanti kita dapat selidiki laporannya lebih lanjut,” katanya.

Baca Juga: Berita Terlibat Judi Online? Berita Memihak Hana Hanifah